Pupuk Kaltim Laksanakan Layanan Khitan Gratis, Sasar 150 Anak dari 15 Kelurahan di Bontang

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menghadirkan program Khitan Massal Gratis bagi 150 anak usia 5–12 tahun yang tersebar di 15 kelurahan se-Kota Bontang, Sabtu (4/7/2026). Photo by:Ist

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menghadirkan program Khitan Massal Gratis bagi 150 anak usia 5–12 tahun yang tersebar di 15 kelurahan se-Kota Bontang, Sabtu (4/7/2026). Photo by:Ist

​BONTANG – Selain faktor tradisi dan keagamaan, tindakan sirkumsisi atau khitan merupakan langkah awal preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi anak sejak dini. Namun bagi sebagian keluarga prasejahtera, biaya tindakan medis khitan mandiri sering kali menjadi beban finansial tersendiri.

​Menjawab tantangan tersebut, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menghadirkan program Khitan Massal Gratis bagi 150 anak usia 5–12 tahun yang tersebar di 15 kelurahan se-Kota Bontang, Sabtu (4/7/2026).

​Bertempat di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RSPKT), seluruh peserta mendapatkan penanganan medis secara profesional dan steril dari tim Klinik Sehat Pupuk Kaltim.

​VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, menyampaikan bahwa investasi pada sektor kesehatan anak merupakan fondasi utama dalam menciptakan daya saing SDM di masa depan. Pendekatan ini selaras dengan prinsip Creating Shared Value (CSV) dan penerapaan Environment, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Baca Juga :  Bantuan Tunai Rp 300 Ribu per Bulan akan disalurkan ke 1.380 Warga Rentan Miskin di Bontang.

​”Kesehatan masyarakat adalah investasi jangka panjang. Melalui layanan medis yang gratis dan terstandardisasi ini, kami ingin memastikan tiap anak di Bontang memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan berkualitas,” ujar Rezha.

Sementara, ​Kepala Bidang Pelayanan dan SDM Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bontang, Yusuf Lensa Hamdan, menegaskan pentingnya tindakan preventif kesehatan yang dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala biaya.

​”Khitan tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga bagian dari agenda prioritas pembangunan kesehatan nasional berbasis pencegahan (preventif). Sinergi seperti ini memastikan layanan kesehatan berkualitas dapat dirasakan hingga tingkat paling bawah,” terang Yusuf.

Manfaat nyata program ini dirasakan langsung oleh Heni Sulastri, warga Kelurahan Gunung Elai. Ia mengaku sangat terbantu karena bisa mengkhitankan anaknya secara gratis dan ditangani dokter profesional.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Desa Batu Batu Adakan Dialog dan Cooling System, Berikan Himbauan Kamtibmas kepada Warga

​”Prosesnya sangat mudah, cuma menyerahkan fotokopi KTP dan KK. Selain meringankan beban biaya keluarga, kami juga merasa tenang dan aman karena ditangani langsung oleh tim medis profesional,” tutur Heni.

Sebagai informasi, ​salah satu keunggulan dari program sosial ini adalah kemudahan akses pendaftaran yang disediakan perusahaan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas medis terstandardisasi tanpa hambatan birokrasi.

Berikut Parameter Program beserta Keterangan dan Fasilitas :

  1. Penerima manfaat 150 Anak (Usia 5–12 Tahun) dari 15 Kelurahan Kota Bontang.
  2. Tim medis tenaga kesehatan profesional klinik sehat Pupuk Kaltim di RSPKT.
  3. Persyaratan berkas cukup membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  4. Prinsip layanan aman, steril, nyaman, dan sesuai standar medis profesional.

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru