BONTANG – Sebuah pemberitaan yang sempat viral di media sosial mengenai dugaan peristiwa penukaran bayi menjadi bantal kini menemui titik terang.
Sebelumnya, insiden mengejutkan yang mendera Rumah Sakit (RS) Yabis Bontang terkait dugaan tertukarnya jenazah bayi dengan bantal saat hendak dimakamkan tersebut, akhirnya dipastikan tidak benar.
Hal ini diklarifikasi langsung oleh pihak yang menyebarkan informasi tersebut melalui sebuah video pernyataan resmi, Kamis (29/10/26).
Dalam video klarifikasi tersebut, wanita bernama Arghita Rahayu, yang didampingi oleh suaminya, Dandi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
“Saya Arghita Rahayu, selaku istri dari Saudara Dandi, ingin mengklarifikasi terkait pemberitaan yang viral di media sosial mengenai adanya peristiwa penukaran bayi menjadi bantal di Rumah Sakit Yabis Kota Bontang. Melalui video ini, saya dan suami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan serta seluruh masyarakat Kota Bontang atas kegaduhan yang terjadi,” ujar Arghita.
Ia juga mengakui secara tegas, bahwa isu bayi yang tertukar menjadi bantal tersebut murni merupakan hasil rekayasa dirinya sendiri.
“Informasi yang beredar merupakan hasil dari rekayasa saya sendiri. Demikian video ini saya buat secara sadar, semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi dan keluarga saya ke depan,” tambahnya.
Atas adanya klarifikasi dan permohonan maaf ini, dipastikan isu penukaran bayi di RS Yabis Bontang adalah informasi hoaks/rekayasa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (*)







