Gelaran Festival Pemuda Kota Bontang yang melibatkan pemuda dari berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan dirangkai dengan berbagai perlombaan seperti vokal solo dan penampilan kreatif tari tradisional berlangsung meriah.
Selain menjadi ruang unjuk bakat pemuda, kegiatan yang dilaksanakan hingga Minggu (24/5/2026) menjadi ruang promosi bagi puluhan pelaku UMKM lokal.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib turut hadir pada penutupan Festival Pemuda Kota Bontang yang digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk membangun karakter, kepercayaan diri, serta mempererat solidaritas antargenerasi muda. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai mampu memberikan ruang positif bagi pemuda dan pelaku UMKM di Kota Taman.
“Banyak potensi yang dimiliki pemuda Bontang yang harus terus didukung. Festival seperti ini sangat positif. Selain wadah bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas, baik untuk ruang promosi bagi pelaku UMKM” ujarnya.

Antusiasme peserta maupun masyarakat yang hadir terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, Eko Mashudi mengatakan festival tersebut bukan sekadar ajang hiburan maupun kompetisi semata.
Ia mengaku, jika di tahun ini pelaksanaan masih berada di tingkat kota. Kedepan pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat melibatkan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
“Dispopar Bontang memiliki target agar festival tersebut dapat berkembang lebih besar pada tahun mendatang. Tahun depan kita akan mengadakan dengan level se-Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Eko Mashudi juga menyebutkan, Dispora akan memperluas skala kegiatan dengan menggandeng program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar festival dapat menghadirkan peserta dari luar daerah.
“Tahun depan bisa lebih meriah. Kami ingin menggandeng CSR perusahaan supaya cakupannya lebih luas dan bisa mengundang peserta dari daerah lain,” pungkasnya.
Di Festival Pemuda Kota Bontang, sebanyak 20 peserta berasal dari Bontang mengikuti lomba vokal solo. Sementara, kompetisi tari tradisional diikuti 10 tim dengan rentang usia peserta 19 hingga 26 tahun dan sekitar 80 UMKM dengan beragam produk dijajakan mulai dari kuliner, minuman hingga aksesoris karya pelaku usaha lokal dilibatkan dalam kegiatan tersebut. [Ra]







