Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang tunggu pasien Rumah Sakit (RS) Yabis Bontang. (Foto : lenterakata.id)

Ruang tunggu pasien Rumah Sakit (RS) Yabis Bontang. (Foto : lenterakata.id)

​​BONTANG – Insiden mengejutkan yang mendera Rumah Sakit (RS) Yabis Bontang terkait dugaan tertukarnya jenazah bayi dengan bantal saat hendak dimakamkan. Hal itu terjadi setelah sebelumnya bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia dan dikembalikan kepada keluarga.

Petugas keamanan RS Yabis, Riski, menyebut pihak rumah sakit menyarankan agar konfirmasi dilakukan kembali melalui bagian hubungan masyarakat (Humas) pada Kamis, esokhari.

Menurutnya, informasi yang diterimanya dari pihak manajemen menyatakan rumah sakit belum dapat memberikan keterangan soal kejadian tersebut.

“Mohon maaf pak, pihak manajemen menyampaikan belum bisa menyampaikan keterangan. Saya di hubungi pihak management,” sebutnya saat ditemui oleh awak media di Rumah sakit, Rabu (28/10/26) malam.

Baca Juga :  Rocky Gerung Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wapres demi Redam Kemarahan Publik

​Sikap tertutup pada fase awal krisis semacam ini dinilai rawan memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Terlebih lagi, persoalan ini menyangkut unsur kemanusiaan, sensitivitas emosional keluarga yang berduka, serta standar operasional prosedur (SOP) penanganan jenazah di fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

Di sisi lain, kepolisian memastikan perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres, Putu Ari Sanjaya, saat dikonfirmasi menyampaikan, “Masih dalam tahap penyelidikan, nanti kita sampaikan secara resmi melalui Humas Polres.” saat dikonfirmasi terpisah melalui seluler.

Baca Juga :  Pembangunan Batching Plant di Kelurahan Tanjung Laut Indah Ditolak Warga

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses penanganan perkara masih berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, kebenaran dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui keterangan keluarga, pihak rumah sakit. Kemudian hasil keterangan resmi kepolisian mengenai kronologi lengkap, pihak-pihak yang terlibat, maupun hasil pemeriksaan yang dapat menjelaskan dugaan penggantian jenazah dengan bantal tersebut.

Reporter : Rezwan 

 

 

 

 

 

 

​

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
​Indikasi Kontraktualisasi Terselubung: Proyek Swakelola Revitalisasi Sekolah di Bontang Diduga Bermasalah
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru