Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

- Penulis

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program PKT BERSERI (Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri) di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto : Ist)

Program PKT BERSERI (Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri) di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto : Ist)

Gowa, Sulsel – Perkuat kemandirian petani PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) melalui program PKT BERSERI (Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri) berikan pendampingan pertanian berkelanjutan yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan dan pengembangan agrowisata Kampung Sawah Abadi (KSA) di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Program ini mendorong optimalisasi potensi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Direktur Utama PKT, Rafli Yandra, menyampaikan bahwa PKT BERSERI telah dijalankan sejak 2023 dengan mengintegrasikan sektor pertanian, pengelolaan kompos, dan pariwisata dalam satu ekosistem ekonomi masyarakat.

Pendekatan yang diharapkan mampu menciptakan nilai tambah dari potensi wilayah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri.

“PKT BERSERI bukan sekadar program community development (Comdev), tetapi upaya membangun kemandirian masyarakat secara terstruktur. Kami ingin petani memiliki pengetahuan, kelembagaan, serta kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan,” ujar Rafli Yandra, Senin (26/10/2026).

Rafli menjelaskan bahwa saat ini PKT BERSERI melibatkan enam kelompok tani di Bulutana dengan total 132 anggota dan cakupan lahan mencapai 82,50 hektare. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan praktik budi daya, pemupukan berimbang, pengolahan kompos, hingga pengembangan kelembagaan petani.

“Dengan mengintegrasikan aktivitas pertanian, edukasi lingkungan, dan pengalaman wisata, sawah tidak hanya menjadi sumber produksi pangan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi tambahan bagi masyarakat,” tutur Rafli.

Baca Juga :  Stop Galian Ilegal! PUPR Bontang Larang Kontraktor Pakai Material Tak Berizin
Program PKT BERSERI (Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri)

Menurut Rafli, keberhasilan program pemberdayaan salah satunya ditentukan oleh kemampuan masyarakat untuk melanjutkan dan mengembangkan hasil pendampingan secara berkelanjutan. Karena itu, perusahaan terus mendorong keterlibatan aktif kelompok tani dan masyarakat binaan dalam menjaga keberlangsungan kawasan, sehingga Bulutana semakin mampu membangun kemandirian ekonomi.

“Masyarakat Bulutana adalah aktor utama yang akan menentukan masa depan program ini. Melalui pendampingan yang dilakukan, kami ingin PKT BERSERI terus hidup dan berkembang agar dapat memberikan manfaat yang semakin nyata di masa mendatang,” tegas Rafli.

Program PKT BERSERI juga menjadi bagian dari Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI) Pupuk Indonesia yang dilaksanakan di Kelurahan Bulutana pada 12–16 Oktober 2026. Sebanyak 100 relawan dari berbagai anak perusahaan Pupuk Indonesia Grup terlibat langsung dalam kegiatan yang mencakup empat pilar utama, yakni Aksi Pertanian, Aksi Lingkungan, Aksi Pendidikan, dan Aksi Sosial.

Dalam pilar Aksi Pertanian, terdapat dua inisiatif yang bersentuhan langsung dengan PKT BERSERI, yaitu BERTANI MENTARI (Bersama Petani Menjaga Ketahanan Pangan Negeri) dan BULIR TANI (Bulutana Rehabilitasi Irigasi Tani).

Melalui kedua inisiatif tersebut, relawan terlibat dalam pembersihan dan perbaikan saluran irigasi persawahan, penanaman padi, pemanfaatan lahan tidur untuk tanaman hortikultura, hingga edukasi pengolahan kompos dan pengenalan teknologi pertanian modern.

Baca Juga :  Nakhoda Baru HIPMI Bontang: Adipt Maraja Siap Perkuat Sinergi Lintas Sektor Mendorong Ekonomi Daerah

Camat Tinggimoncong, Hikmatullah, mengatakan bahwa PKT BERSERI membuka peluang bagi Kelurahan Bulutana untuk terus berkembang sebagai kawasan pertanian dengan daya tarik wisata berbasis edukasi. Menurutnya, keberadaan KSA kini menjadi salah satu destinasi yang diminati masyarakat dan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian di sekitar Bulutana.

“Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat, terutama dalam mendorong potensi lokal agar semakin berkembang dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ucap Hikmatullah.

Keberlanjutan PKT BERSERI turut ditopang oleh konsistensi pendampingan, partisipasi masyarakat, dan penguatan kapasitas lokal. Ketiga aspek tersebut menjadi landasan penting agar manfaat program dapat terus berkembang dan dirasakan dalam jangka panjang.

Manfaat tersebut dirasakan oleh Syarifuddin, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bulutana, yang menilai program ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas petani di wilayahnya. Menurutnya, pendampingan PKT turut mendorong pengembangan potensi wilayah, khususnya di sektor pertanian.

Kami sangat bersyukur dengan adanya PKT BERSERI. Kami melihat peluang sawah di Bulutana bisa memiliki nilai tambah melalui pengembangan KSA sebagai kawasan edukasi dan agrowisata, sehingga masyarakat Bulutana bisa merasakan manfaat secara luas,” tutur Syarifuddin. (Adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
​Indikasi Kontraktualisasi Terselubung: Proyek Swakelola Revitalisasi Sekolah di Bontang Diduga Bermasalah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru