Berduka Atas Jatuhnya Korban Banjir, PPHMB Minta Pemerintah Serius Tangani Banjir Berulang di Kota Bontang

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Sejumlah warga melakukan pertolongan kepada korban yang tenggelam (Photo by : Ist)

Tampak Sejumlah warga melakukan pertolongan kepada korban yang tenggelam (Photo by : Ist)

Banjir besar yang melanda wilayah Kota Bontang menelan korban jiwa. Hal ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi sejak malam sebelumnya yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.

Sungguh naas, dua santri dari lembaga pendidikan Hidayatullah kota Bontang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam. Dari data yang dihimpun awak media, kedua korban tenggelam saat hendak membersihkan badan sembari bermain di bantaran sungai yang kondisinya meluap setelah melakukan kegiatan bersih-bersih dihalaman pondok pesantren pada Sabtu (14/2/2026).

Warga setempat menyebutkan, banjir kali ini tergolong parah dibandingkan sebelumnya. Dimana ketinggian air naik dengan cepat dan arus cukup deras yang menyebabkan kedua korban terseret arus sungai.

Baca Juga :  We Love Remtal Mini Turnamen VI 2026 di Gelar, Pertandingan Sepakbola hingga Tarik tambang Semarakkan Peringatan HUT RI ke-81

Menanggapi peristiwa tersebut, Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa.

Ammar, Kepala Departemen Kemahasiswaan Pengurus Pusat HMB (PP HMB) mendesak agar pemerintah daerah agar segera mengambil langkah dan kebijakan strategis dalam menangani persoalan banjir yang terus berulang di Kota Bontang.

Ammar, Kepala Departemen Kemahasiswaan Pengurus Pusat Hinpunan Mahasiswa Bontang (PPHMB). 

 

”Banjir terus berulang, perlu adanya evaluasi tata kelola lingkungan, sistem drainase, serta mitigasi bencana jangka panjang. Apalagi program bontang bebas banjir ini sudah lama dicanangkan. Bahkan setiap ganti kepala daerah semua programnya itu. Kita minta secepatnya, agar kita bisa mencegah kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.” tegasnya.

Baca Juga :  Pupuk Kaltim Laksanakan Layanan Khitan Gratis, Sasar 150 Anak dari 15 Kelurahan di Bontang

Lebih lanjut ammar juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada serta menjaga keluarganya terutama anak-anak apabila intensitas hujan tinggi agar tetap aman.

“Apalagi didaerah yang rawan dan sering banjir seperti dekat bantaran sungai, karna akhir-akhir ini intensitas hujan ditambah pasang air laut cukup tinggi. Jadi, kami himbau kepada orang tua selalu waspada untuk menjaga anak-anak dan keluarganya agar tetap aman, ” harapnya.

Diketahui Banjir dilaporkan masih menggenangi sejumlah titik di Bontang. Aparat bersama relawan terus melakukan pemantauan serta membantu evakuasi warga terdampak. (*Ra)

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru