Ketua DPRD Sepakati Desakan Pemuda Bontang Tutup Dapur MBG Bermasalah

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang. (Photo by: Lenterakata.id)

Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang. (Photo by: Lenterakata.id)

BONTANG — Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, sepakat menutup dapur makan bergizi gratis (MBG) yang bermasalah.

Andi Faiz, sapaannya, menerangkan bahwa program MBG ini sangat prioritas dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jangan sampai, kata dia, niat baik Presiden justru tercoreng dengan adanya dapur MBG yang tidak sesuai standar.

“Saya sepakat ditutup. Ini adalah program prioritas Presiden, yang tujuannya sangat mulia,” ucapnya, Selasa 18 Agustus 2026.

Andi Faiz menandaskan, dirinya juga sangat khawatir terhadap persoalan yang kini ramai di Kota Bontang, dugaan keracunan MBG.

Dia mengaku bahwa tidak ada sama sekali niat pemerintah mencelakai warganya.

“Yang harus kita yakini adalah tidak ada sama sekali sedikit pun niat dari pemerintah untuk mencelakai rakyatnya,” tuturnya.

Bahkan, dalam beberapa waktu ini, kata Andi Faiz, pihaknya di dewan sudah melakukan pengawasan dan memonitor sesuai dengan tugasnya.

Baca Juga :  We Love Remtal Mini Turnamen VI 2026 di Gelar, Pertandingan Sepakbola hingga Tarik tambang Semarakkan Peringatan HUT RI ke-81

“Kami sudah mengawasi. Dan tidak mungkin kami bisa mengawasi setiap hari mulai dari menyiapkan sampai mendistribusikan ke sekolah-sekolah. Karena sudah ada kepala SPPG yang mengatur,” terangnya.

Tanggapan Warga

Diketahui belakangan ini puluhan anak-anak Bontang diduga keracunan usai menyantap sajian MBG.

Peristiwa terjadi pada 56 siswa SD dan SMP Vidatra Kota Bontang. Kejadian ini pun ramai disoroti warga.

Sejumlah pemuda Bontang turut memberikan respons dan kritik tajam kepada pemerintah dan wakil rakyat.

Jangan sampai, dengan mengatasnamakan program prioritas Presiden, justru anak-anak di daerah menjadi korban.

Justru karena ini program prioritas, maka harus benar-benar dikerjakan dengan serius. Jangan sampai anak-anak kita, keluarga kita, menjadi korban,” ucap pemuda Bontang, Muhammad Arisaldi Ahdar, menanggapi pernyataan Ketua DPRD Bontang.

Baca Juga :  Dampak Kabut Asap, Pemkot Bontang Minta Sekolah Pulangkan Siswa Lebih Awal

Keterangan Dinkes Bontang

Sampel makanannya sudah diuji oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang. Terungkap bahwa penyebab 56 siswa SD dan SMP Vidatra keracunan akibat bakteri patogen yang terkandung di makanan.

Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, membeberkan ada 4 sampel menu sudah diperiksa.

Keempat menu tersebut antara lain nasi uduk, ayam suwir kemangi, tahu goreng, serta tumis wortel dan kates.

“Hasil pemeriksaan mikrobiologi, dari empat sajian itu, ayam suwir kemangi positif terdapat bakteri patogen,” kata Toetoek melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bontang, Sudirman, menukil klikkaltim, Selasa 18 Agustus 2026.

Dari hasil pemeriksaan, Dinkes menelusuri kemungkinan sumber kontaminasi bakteri pada makanan yang diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 5. [Agu/Katakaltim.co]

 

 

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru