HIPPEKAB Mediasi Dugaan Jukir Liar di Lapangan Kampung Baru, Sepakati Parkir Gratis

- Penulis

Senin, 28 September 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kendaraan pengunjung lapak UMKM yang terparkir di Lapangan Kampung Baru, Bontang. (Photo by : Rezwan)

Tampak kendaraan pengunjung lapak UMKM yang terparkir di Lapangan Kampung Baru, Bontang. (Photo by : Rezwan)

Sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, dugaan Jukir (Juru Parkir) liar kendaraan pengunjung UMKM yang berada di lokasi lapangan Kampung Baru, Kota Bontang, membuat publik bertanya-tanya.

Mengetahui hal tersebut, HIPPEKAB (Himpunan Pemuda-Pemudi Kampung Baru) melalui forum diskusi, mengundang beberapa pihak terkait seperti Pemilik UMKM, Tokoh-tokoh masyarakat setempat maupun oknum yang diduga terlibat sebagai Jukir liar untuk penyelesaian masalah.

Rahmi, Ketua HIPPEKAB mengatakan, forum tersebut merupakan bagian untuk mencari solusi. Pasalnya, dugaan jukir liar tersebut dilakukan oleh beberapa pemuda setempat yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.

“Karna kejadian viral kemarin, kami coba mengundang beberapa pihak terkait seperti Owner UMKM, Bhabinkamtibmas, Security PT Badak NGL, Dewan Pembina HIPPEKAB, serta tokoh masyarakat Kampung Baru untuk penyelesaian masalah. Karena, oknum yang diduga jukir liar itu, juga bagian dari kami (Pemuda setempat yang tidak memiliki pekerjaan tetap).” ucapnya kepada awak media pada Minggu, (27/9/26).

Baca Juga :  Deregulasi Pupuk Pangkas Rantai Distribusi, Petani Disebut Kini Lebih Mudah Akses Pupuk
Forum diskusi yang di fasilitasi HIPPEKAB (Himpunan Pemuda-Pemudi Kampung Baru) pada jum’at (25/2026).

Kemudian Rahmi juga menjelaskan. Forum tersebut dilakukan agar pengelolaan parkir ke depan dapat dilakukan secara tertib, terkoordinasi, transparan, dan tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Namun, tetap memberikan ruang bagi masyarakat setempat untuk memperoleh penghasilan secara layak.

“Ya seyogyanya dalam musyawarah, kami dorong diskusi secara terbuka agar pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini agar diberdayakan. Jadi kesimpulannya itu, mereka dapat mengatur parkiran dengan baik, dan kami tekankan tidak untuk memaksa meminta uang parkir. “Sembari kami dari pihak organisasi hippekab mencari jalan keluar yang terbaik untuk semua pihak,” tutur Rahmi.

Baca Juga :  Tindak Cepat Cegah Potensi Bahaya: Disdamkartan Bontang Antisipasi Pohon Tumbang, Lakukan Pemangkasan di Titik Rawan

Kemudian Rahmi berharap atas kejadian tersebut melalui pihaknya HIPPEKAB, mengajak seluruh pihak untuk tidak saling menyudutkan dan tidak mengambil kesimpulan sepihak agar tidak menimbulkan konflik sosial dan kegaduhan di muka publik.

“kami mengajak kepada masyarakat maupun pengunjung untuk mari bersama-sama menjaga suasana yang harmonis, tertib, dan humanis. Sehingga kegiatan UMKM di Lapangan Kampung Baru dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” Imbuhnya.

Suasana malam minggu dii lapak UMKM kampung Kampung Baru tengah ramai pengunjung.

Diketahui HIPPEKAB sendiri merupakan Fasilitator awal beberapa UMKM yang dipercaya oleh pengelola wilayah di Lapangan Kampung Baru yaitu PT Badak NGL. Namun seiring berjalannya perubahan struktur organisasi, sempat mengalami kevakuman. Sehingga saat ini kembali aktif menjalankan program sosial kemasyarakatan dan menjaga ketertiban di wilayahnya maupun Kota Bontang.

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru