​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak yang menyebarkan informasi melalui video pernyataan resmi, Kamis (29/10/26). Foto : Istimewa

Pihak yang menyebarkan informasi melalui video pernyataan resmi, Kamis (29/10/26). Foto : Istimewa

​BONTANG – Sebuah pemberitaan yang sempat viral di media sosial mengenai dugaan peristiwa penukaran bayi menjadi bantal kini menemui titik terang.

Sebelumnya, insiden mengejutkan yang mendera Rumah Sakit (RS) Yabis Bontang terkait dugaan tertukarnya jenazah bayi dengan bantal saat hendak dimakamkan tersebut, akhirnya dipastikan tidak benar.

Hal ini diklarifikasi langsung oleh pihak yang menyebarkan informasi tersebut melalui sebuah video pernyataan resmi, Kamis (29/10/26).

​Dalam video klarifikasi tersebut, wanita bernama Arghita Rahayu, yang didampingi oleh suaminya, Dandi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Baca Juga :  Bantuan Tunai Rp 300 Ribu per Bulan akan disalurkan ke 1.380 Warga Rentan Miskin di Bontang.

​“Saya Arghita Rahayu, selaku istri dari Saudara Dandi, ingin mengklarifikasi terkait pemberitaan yang viral di media sosial mengenai adanya peristiwa penukaran bayi menjadi bantal di Rumah Sakit Yabis Kota Bontang. Melalui video ini, saya dan suami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan serta seluruh masyarakat Kota Bontang atas kegaduhan yang terjadi,” ujar Arghita.

​Ia juga mengakui secara tegas, bahwa isu bayi yang tertukar menjadi bantal tersebut murni merupakan hasil rekayasa dirinya sendiri.

Baca Juga :  Berduka Atas Jatuhnya Korban Banjir, PPHMB Minta Pemerintah Serius Tangani Banjir Berulang di Kota Bontang

​“Informasi yang beredar merupakan hasil dari rekayasa saya sendiri. Demikian video ini saya buat secara sadar, semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi dan keluarga saya ke depan,” tambahnya.

​Atas adanya klarifikasi dan permohonan maaf ini, dipastikan isu penukaran bayi di RS Yabis Bontang adalah informasi hoaks/rekayasa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (*)

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
​Indikasi Kontraktualisasi Terselubung: Proyek Swakelola Revitalisasi Sekolah di Bontang Diduga Bermasalah
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru