Bantuan Tunai Rp 300 Ribu per Bulan akan disalurkan ke 1.380 Warga Rentan Miskin di Bontang.

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bontang, Neni Moernaini (Photo  by: Ist)

Walikota Bontang, Neni Moernaini (Photo by: Ist)

BONTANG – Bantuan sosial (Bansos) berupa uang tunai sebesar Rp 300 ribu akan disalurkan mulai Januari 2026. Sebanyak 1.380 warga rentan miskin di wilayah Kota Bontang akan menerima bansos tersebut.

Penyaluran bantuan akan menyasar pada warga yang belum tersentuh sama sekali dengan adanya bantuan sosial dari pemerintah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga memberikan bantuan tersebut selama satu tahun penuh. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Pemkot Bontang telah mengucurkan dana sekitar Rp 4,9 miliar. Sebelumnya, anggaran yang telah disiapkan sekitar Rp 10 miliar, dengan target 10 ribu penerima.

Baca Juga :  Soal Krisis Lahan Makam di Bontang, Sahib Desak Bebaskan Lahan Tiap Kecamatan.

“Bantuan yang Rp 300 ribu akan kami berikan ke warga yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial sama sekali. Kemudian akan kelihatan ketika data telah terverifikasi, ” sebutnya Neni, pada Rabu(21/1/2026).

Neni juga menerangkan, bahwa bantuan yang diberikan per orang bukan per Kepala Keluarga (KK). Artinya satu rumah tangga berjumlah lima orang, maka kelima orang tersebut mendapat Bansos tunai dengan total Rp 1,5 juta per bulannya.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Laki-Laki Di Panti Jompo Al-Maqfirah

“Jadi, bantuan berupa uang tunai tersebut diberikan kepada khusus warga yang kurang mampu, dimana warga belum ada mendapatkan bantuan dari pemerintah, termasuk janda, penyandang disabilitas, serta warga rentan miskin yang masuk dalam kelompok desil 2 hingga desil 4,” Ucap Neni.

Kemudian, Pemkot Bontang akan memastikan data penerima telah di data secara lengkap. Semua tercatat dengan sistem by name by address, mulai dari nama beserta alamat rumah dan tempat tinggal. *Ra

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru