TMMD Di Tutup, Jembatan Di Dusun Tempuran Mulai Di Gunakan Warga

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA TENGAH-KENDAL –Program TMMD ke-127 kodim 0715/Kendal sudah di tutup hari ini (Rabu, 11/03/26), yang mana itu menandakan bahwa program Pembangunan desa oleh TNI sudah selesai. Sejalan dengan hal tersebut perbaikan akses jembatan di desa Gedong pun sudah jadi 100 persen, dan sudah mulai di gunakan untuk mobilitas warga setempat.
Acara simbolis penyerahan hasil Pembangunan jembatan program TMMD di tandai dengan peninjauan oleh danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael di dampingi segenap jajaran forkompimda dan kepala desa Gedong, Rabu, (11/03/26)..

Kolonel Arm Ezra Nathanael, berharap bahwa hasil dari Pembangunan jembatan dapat memberikan manfaat untuk mempermudah akses warga desa Gedong. “Tentunya warga juga harus menjaga hasil kerja dari program TMMD ini agar memberikan manfaat lebih lama, awet dan tidak rusak, semoga dapat memberikan manfaat untuk warga”, harap danrem.

Baca Juga :  Kejar Target Pajak Daerah, Pansus DPRD Kaltim Temukan Kebocoran Pendapatan MBLB di Bontang dan Kutim

 

Warga menyambut dengan senang hati, bagaimana tidak, jembatan yang semula kecil hanya bisa di lalui sepeda motor, kini menjadi lebar dengan konstruksi lebih kuat dan bisa di lalui mobil,.

Ungkapan rasa senang datang dari , Sarminah ( 56th) salah satu yang menjelaskan kondisi awal jembatan yang kecil dan hanya bisa di lewati motor saja. “Dulu kalau papasan dengan kendaraan saat mau menyebrang harus salah satu mengalah, dan bergantian untuk melintasi, sekarang bisa langsung papasan tanpa antri”, tuturnya,

Sementara Kades Gedong, Suwarno, menjelaskan kondisi awal jembatan yang hanya sempit dan hanya bisa di lintasi motor saja. “memang selama ini Pembangunan jembatan belum maksimal di karenakan anggaran yang cukup besar jika di bangun dari menggunakan dana desa”, tuturnya.

Baca Juga :  Bukan Separatisme, Pengibaran Bendera Borneo di Kaltim Jadi 'Sinyal' Jeritan Pembangunan Infrastruktur

.“Alhamdulillah setelah adanya program TMMD di desa kami, jembatan ini bisa terbangun lebih layak, lebih kokoh, dan lebih lebar, sehingga bisa di lewati mobil, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Pemda yang telah membangun jembatan ini melalui program TMMD”, imbuh kades.

Dandim Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, menambahkan bahwa perbaikan jembatan tersebut merupakan sasaran fisik TMMD Reguler yang di kerjakan oleh anggota satgas Bersama dengan warga secara gotong royong, “Berkat gotong royong anggota satgas dan warga, alhamdulillah jembatan sudah jadi, dan di rasakan manfaatnya oleh warga”, pungkasnya.

Agus Tri

Berita Terkait

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
​Indikasi Kontraktualisasi Terselubung: Proyek Swakelola Revitalisasi Sekolah di Bontang Diduga Bermasalah
DPRD Kaltim dan LBH Desak Tindak Tegas Maraknya Tambang Galian C Ilegal di Bontang dan Kutim
Kejar Target Pajak Daerah, Pansus DPRD Kaltim Temukan Kebocoran Pendapatan MBLB di Bontang dan Kutim
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:15 WIB

​Indikasi Kontraktualisasi Terselubung: Proyek Swakelola Revitalisasi Sekolah di Bontang Diduga Bermasalah

Berita Terbaru