BONTANG – Menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing tinggi menjadi kunci utama Kota Bontang dalam menyongsong peran strategisnya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul tersebut, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menyalurkan beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) Tahun 2026 senilai Rp4,6 Miliar bagi 50 pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera, Selasa (14/7/2026).
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa transformasi daerah menuju kota industri dan jasa yang maju tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik semata.
”Untuk mewujudkan kemajuan daerah dan kesiapan Bontang sebagai mitra strategis IKN, kita tidak cukup hanya membangun infrastruktur. Pembangunan manusia melalui pendidikan berkualitas adalah fondasi utamanya,” tegas Agus Haris saat penyerahan beasiswa di Hotel Grand Equator Bontang.
Sementara, Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, menyampaikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Bontang untuk meraih cita-cita tinggi. Dari total 213 pendaftar yang mengikuti seleksi ketat, transparan, dan akuntabel. Terpilih 50 penerima manfaat dengan jenjang pendidikan, Jumlah penerima bentuk fasilitas dan dukungan sebagai berikut:
- SD10 SiswaBebas biaya pendidikan di YPK, perlengkapan sekolah, transportasi, dan penunjang belajar.
SMP10 SiswaBebas biaya pendidikan di YPK, perlengkapan sekolah, transportasi, dan penunjang belajar. - SMA10 SiswaBebas biaya pendidikan di YPK, perlengkapan sekolah, transportasi, dan penunjang belajar.
- Perguruan Tinggi20 MahasiswaBiaya UKT/kuliah, tempat tinggal (akomodasi), uang saku bulanan, hingga biaya penelitian & wisuda.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2008, program PKTPP terbukti konsisten menjadi motor penggerak pendidikan di Kota Bontang sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengungkapkan secara kumulatif program ini telah merealisasikan anggaran sebesar Rp39,3 miliar dan menyasar 545 penerima manfaat.
Selain itu, salah satu orang tua penerima beasiswa, Siti Samsiah, menyampaikan rasa harunya atas kepedulian perusahaan.
”Beasiswa ini menjadi harapan besar bagi keluarga kami. Anak kami kini bisa mengenyam pendidikan berkualitas di Yayasan Pupuk Kaltim tanpa kami harus khawatir akan biaya,” tutur Siti.







