Lewat Program CENDAWAN JUARA, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Internasional AREA 2026

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, Saat terima penghargaan dalam ajang AREA 2026 yang digelar pada 26 Juni 2026 di Inter Continental Hotel Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by: Ist)

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, Saat terima penghargaan dalam ajang AREA 2026 yang digelar pada 26 Juni 2026 di Inter Continental Hotel Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by: Ist)

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Melalui program CENDAWAN JUARA (Cerdas dalam Wirausaha Jamur Unggulan untuk Masyarakat Sejahtera), perusahaan meraih Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026 kategori Social Empowerment.

Penghargaan tersebut diterima dalam ajang AREA 2026 yang digelar pada 26 Juni 2026 di InterContinental Hotel Kuala Lumpur, Malaysia. AREA merupakan penghargaan internasional yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menghadirkan program tanggung jawab sosial dengan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Pengakuan tersebut diberikan atas keberhasilan Pupuk Kaltim menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui CENDAWAN JUARA di Kelurahan Guntung, Kota Bontang.

Program ini melibatkan 29 anggota masyarakat yang didominasi kelompok lanjut usia (lansia). Para peserta mendapat pendampingan dalam budidaya jamur tiram menggunakan inovasi drum jamur, pemanfaatan limbah baglog menjadi kompos, hingga pengembangan produk olahan jamur bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Klarifikasi Satu Pengelola Soal Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Suka Rahmat: Untuk Perumahan dan Jalan Kampung

Melalui pendekatan tersebut, program tidak hanya memperkuat ketahanan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan warga.

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan penghargaan ini menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini semakin menguatkan langkah Pupuk Kaltim untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang menciptakan nilai bersama dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Rezha.

Baca Juga :  Anggota DPRD Bontang, Yaser Arafat Minta Revisi Perwali Rumah Kumuh

Ia menambahkan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi sosial yang berorientasi pada kemandirian masyarakat, bukan sekadar pemberian bantuan.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan program pemberdayaan yang inovatif, inklusif, dan berdampak, sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi dan sosial secara berkelanjutan bersama masyarakat,” katanya.

Menurut Rezha, keberhasilan CENDAWAN JUARA menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat melahirkan solusi yang mampu menjawab tantangan sosial sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Pupuk Kaltim pun menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program tanggung jawab sosial yang menciptakan nilai bersama (creating shared value), sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di wilayah operasional maupun daerah lainnya. (Adv)

Berita Terkait

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT
Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa
Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang
Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri
​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa
Kasus Jenazah Bayi Diduga Ditukar Bantal di RS Yabis Bontang, Publik Desak Investigasi Terbuka Demi Pulihkan Kepercayaan
Ratusan Warga Ancam Tutup Jalur Hauling PT Indominco Mandiri, Tuntut Ganti Rugi Lahan Sejak 1994
Gelar UKW 2 Hari di Badak NGL, 19 Insan Pers Bontang Lulus Uji Kompetensi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:55 WIB

​Sambut Penilaian Adipura 2026, Kelurahan Satimpo Gelar Korvei Serentak di Seluruh RT

Minggu, 1 November 2026 - 08:52 WIB

Lewat PKT BERSERI, Upaya PT Pupuk Kaltim Mendorong Kemandirian Petani dan Agrowisata di Bulutana Gowa

Minggu, 1 November 2026 - 00:06 WIB

Usai Pimpin Aksi Sengketa Lahan di PT Indominco, Koordinator Pendemo Dipanggil Polres Bontang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Puluhan Tahun Tak Ada Kejelasan, Warga Gelar Aksi Tuntut Ganti Rugi dan Transparansi SHGB ke PT Indominco Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Isu Bayi Tertukar dengan Bantal di RS Yabis Bontang, Pembuat Konten Minta Maaf dan Mengaku Hanya Rekayasa

Berita Terbaru